Pagi ini memulai hari dengan kesia-siaan… tapi tidak boleh pesimis seperti itu. Pagi ini bangun siang seperti biasa, malu untuk mengakuinya. Tapi di rumah yang aku tumpangi ini sedikit hal dapat kulakukan, yaitu mencuci piring. Meski hari sebelumnya aku cukup sering tidak melakukan apa apa di pagi hari. Hal yang tidak bertanggung jawab sebetulnya.
Jika diingatkan kadang ada yang membuatku marah… bukan pada yang mengingatkan, tetapi kepada diriku sendiri yang lalai dalam menjalankan hal yang sudah seharusnya menjadi kewajibanku.
Dilanjutkan dengan mandi, kemudian baru sholat Subuh… aku merasa sholat sesudah mandi lebih baik, karena merasa lebih bersih saja, bukan karena mandi wajib seperti disindir oleh temanku.
Kemudian siap pergi ke kampus Jatinangor. Sebelumnya menelepon ibuku, semalam ia sms ingin menelepon jika aku belum tidur. Di percakapan dikatakan bahwa untuk laptop baru harus ditunda, dan aku menggunakan laptop yang ada saja dulu. Demikian katanya. Kelak malam ini Abangku dari Semarang juga menelepon menegurku jika bukan memarahi meminta yang demikian. Karena Ibu sedang repot, mau naik haji, malah beli mobil, kemudian motor untuk kakakku yang kuliah di Surabaya.
Halah… ya atau tidak bukan masalah lagi.
di kampus baru dibacakan soal uts. Ternyata minggu kemarin tidak jadi UTS dan diganti hari ini, take home pula. Aku sudah tidak ke kampus minggu kemarin karena malas, jadi kembali bergairah. Mungkin aku diberi kesempatan untuk memperbaiki di mata kuliah ini…
Pulangnya muter sebentar, melihat razia polisi di Jl. Rancaekek, tapi aku tidak diberhentikan. Syukurnya pagi ini aku sudah memegang stnk yang dipinjam temanku.
Sore ini ada yang aku antarkan ke Manglayang Regency. Malam ini makan pepes ikan yang dibawa temanku, diberi oleh kenalannya. Syukurlah.

Ehm...........ga selamanya sesuatu yang sia2 tu mjd pnyesalan yg trs dipersalahkan.....
BalasHapuskesia2an harus jd motivasi hidup untuk jd lebih baik lg ya ham.......
i'm sure you are a man of duty
^^